<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Balantrax&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://balantrax.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balantrax.wordpress.com</link>
	<description>bersama membangun daerah yang kita huni</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2012 02:07:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='balantrax.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Balantrax&#039;s Blog</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://balantrax.wordpress.com/osd.xml" title="Balantrax&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://balantrax.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>CARA MEMELIHARA ANAK AYAM KAMPUNG</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2011/02/05/cara-memelihara-anak-ayam-kampung/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2011/02/05/cara-memelihara-anak-ayam-kampung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Feb 2011 08:30:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[CARA MEMELIHARA ANAK AYAM KAMPUNG Menambah penghasilan sampingan buat keluarga Ayam kampung saat lebaran seperti ini bak emas yang diburu setiap keluarga. Karena sudah lazim dinegeri ini,  lebaran akan terasa hambar bila tidak ada hidangan opor ayam sebagai pendamping ketupat dan lontong. Maka jangan heran bila saat ini seekor ayam jago yang besar bisa mencapai harga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=105&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span id="more-105"></span></h2>
<div>
<p><strong><img title="anak ayam-2" src="http://tumbuh.files.wordpress.com/2009/09/anak-ayam-2.gif?w=150&#038;h=136&#038;h=136" alt="anak ayam-2" width="150" height="136" />CARA MEMELIHARA ANAK AYAM KAMPUNG</strong></p>
<p><strong><em>Menambah penghasilan sampingan buat keluarga</em></strong><strong><em> </em></strong></p>
<p>Ayam kampung saat <em>lebaran</em> seperti ini bak emas yang diburu setiap keluarga. Karena sudah lazim dinegeri ini,  lebaran akan terasa hambar bila tidak ada hidangan opor ayam sebagai pendamping ketupat dan lontong. Maka jangan heran bila saat ini seekor ayam jago yang besar bisa mencapai harga sampai Rp. 150.000. Hal ini karena permintaan yang banyak sementara ketersediaan ayam kampung terbatas.</p>
<p><img title="anak_ayam" src="http://tumbuh.files.wordpress.com/2009/09/anak_ayam.jpg?w=311&#038;h=242&#038;h=242" alt="anak_ayam" width="311" height="242" />Apakah anda tidak tertarik untuk menernakkan sendiri ayam kampung ?. Yah hitung-hitung buat persaiapan lebaran mendatang dan sekaligus agar sisa-sisa makanan kita tidak terbuang sia-sia  karena masih bisa dimanfaatkan untuk pakan ayam-ayam kita tersebut.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Untuk tulisan kali sengaja kami suguhkan <strong><em>Trik dan cara memelihara anak ayam kampung</em></strong> secara sederhana.</p>
<p>Untuk persiapan belilah indukan ayam yang sehat dan berbadan bongsor. Minimal persiapkan dua ekor ayam betina dan seekor pejantan. Bila disekitar anda sudah banyak tetangga yang memelihara ayam, anda tidak memerlukan ayam pejantan. Kecuali bila menginginkan peranakan yang akan menetas nanti adalah ayam dengan bibit yang unggul, maka mutlak harus dipih selain betina unggul juga pejantan yang unggul dalam arti sehat, masih muda, berbulu mengkilap bagus dan bersih dan terakhir berbadan bongsor.</p>
<p>Setelah melalui proses kawin, bertelur dan menetas ada dua cara yang bisa dipilih, anak ayam diliarkan dan dibiarkan diasuh oleh induknya dengan pakan ala kadarnya dari sisa-sisa dapur kita dan selanjutnya induk ayam akan mengajak anak-anaknya mencari makan disekitar kita, atau kita pelihara dengan cara memisahkan dari induknya.</p>
<p>Dengan memisahkan dari induknya akan mendapat hasil yang lebih cepat. Karena induk ayam tidak harus mengasuh sampai berbulan-bulan.</p>
<p>Induk ayam akan segera kawin dan bertelur kembali dan tentunya akan segera menetas kembali.</p>
<p>Dibawah ini adalah cara-cara beternak dengan cara memisahkan anaka ayam dari induknya yang kami anjurkan dengan harapan hasil yang diperoleh akan lebih maksimal disbanding diliarkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><img title="anak ayam" src="http://tumbuh.files.wordpress.com/2009/09/anak-ayam.jpg?w=194&#038;h=165&#038;h=165" alt="anak ayam" width="194" height="165" />PERSIAPAN</strong></p>
<p>Setelah anak ayam menetas, biarkan induknya mengerami sampai berumur 4 – 6 hari atau induk ayam mengajak keluar dari tarangan/ tempat mengeram , karena masa-masa ini anak ayam sangat rentan mati.</p>
<p>Pisahkan anak ayam dari induknya. Ambil anak ayam dan masukkan ke dalam kandang secara hati-hati agar tidak terjadi cidera pada kaki ayam</p>
<p><strong>KANDANG</strong></p>
<p>Kandang anak ayam terbuat dari kotak kayu. Untuk ­+ 10 ekor anak ayam buatlah kandang ukuran +  1 m2. Kandang harus mempunyai lobang sirkulasi udara, agar saat siang hari sirkulasi udara bisa keluar masuk secara sempurna.</p>
<p>Pada alas kandang baik pula bila dikasih berambut (kulit padi) atau serutan kayu yang agak halus. Beri penutup agar tidak kehujanan. Usahakan agar kandang dalam keadaan kering dan bersih serta udara lancer keluar masuk.</p>
<p>Lubang sirkulasi udara harus lancar. Usahakan agar lubang-lubang tersebut tidak terlalu lebar dan aman tidak dimasuki predator seperti kucing, garangan, luwak tikus dan sebagainya</p>
<p>Sebagai penghangat tubuh pada malam hari agar anak ayam tidak mati kedinginan, mutlak disediakan penghangat berupa lampu 40 – 60W didalam kandang. Dengan adanya lampu tersebut, anak ayam akan mencari sendiri tempat yang paling nyaman dan hangat sesuai kebutuhan.</p>
<p><strong>PAKAN</strong></p>
<p>Makanan anak ayam pada minggu-minggu pertama adalah pakan jenis awal / permulaan  yang dapat dibeli toko-toko makanan ayam. Bila anda kesulitan mencarinya, anda bisa membeli makanan ayam di toko makanan burung berupa makanan jadi/ voor untuk anak ayam (biasanya penjual sudah tahu). Makan tersebut harus terjamin kesediaanya sampai anak ayam berusia 1-2 bulan.</p>
<p>Sediakan makanan  dibeberapa tempat, agar ayam bisa makan sewaktu-waktu tanpa berebutan. Usahakan makanan tidak terlalu penuh dalam satu wadah untuk menghindari diacak-acak dan tidak terinjak-injak. Ketersediaan air juga sangat penting. Untuk satu kandang cukup sediakan 1-2 tempat yang bisa dibeli di toko penjual makanan ayam atau burung.</p>
<p>Cek keadaan anak ayam setiap saat agar tidak mati karena kurang nyaman. Biasanya kalau tempat kurang nyaman atau lapar anak ayam akan menciak keras dan tak beraturan. Cek kelembaban kandang, kepanasan atau kedinginan, makanan, ataupun sirkulasi udara, apakah sudah nyaman atau belum. Bila anak ayam tenang dan bersuara / menciak dengan suara yang beraturan pertanda anak ayam nyaman dalam kandang.</p>
</div>
<h2></h2>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=105&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2011/02/05/cara-memelihara-anak-ayam-kampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tumbuh.files.wordpress.com/2009/09/anak-ayam-2.gif?w=150&#38;h=136" medium="image">
			<media:title type="html">anak ayam-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tumbuh.files.wordpress.com/2009/09/anak_ayam.jpg?w=311&#38;h=242" medium="image">
			<media:title type="html">anak_ayam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tumbuh.files.wordpress.com/2009/09/anak-ayam.jpg?w=194&#38;h=165" medium="image">
			<media:title type="html">anak ayam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BENTENG KICAU</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/06/11/benteng-kicau/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/06/11/benteng-kicau/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 07:37:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Benteng Kicau di RT 03 RW 06 Desa Ciburial baru di perbaiki minggu ini, biayanya dari PNPM DDesa Ciburial sejumlah 9 Jt Rupiah&#8230;alhasil pekerjaan pun selesai dalam satu minggu..kelebihannya asanya tidak ada jalan kendaran roda dua sekarang ada&#8230;liat aja..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=97&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Benteng Kicau di RT 03 RW 06 Desa Ciburial baru di perbaiki minggu ini, biayanya dari PNPM DDesa Ciburial sejumlah 9 Jt Rupiah&#8230;alhasil pekerjaan pun selesai dalam satu minggu..kelebihannya asanya tidak ada jalan kendaran roda dua sekarang ada&#8230;liat aja..<a rel="attachment wp-att-98" href="http://balantrax.wordpress.com/2010/06/11/benteng-kicau/dsci5825/"><img class="size-medium wp-image-98 alignleft" title="kerja bakti KICAU" src="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/06/dsci5825.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=97&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/06/11/benteng-kicau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/06/dsci5825.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kerja bakti KICAU</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENCARI NAFKAH</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/04/25/mencari-nafkah/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/04/25/mencari-nafkah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 06:27:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Hendaknya para penuntut ilmu mencari nafkah untuk biaya hidupnya terutama bagi mereka yang telah berumah tangga bahkan wajib hukumnya bagi mereka. Ia tidak boleh malas bekerja dan menjadi beban orang lain, apalagi dengan meminta-minta. Sebab, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah mengecam perbuatan itu dalam sabda beliau “Artinya : Seseorang senantiasa meminta-minta kepada manusia hingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=91&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_92" class="wp-caption alignnone" style="width: 144px"><a href="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/04/nafkah.jpg"><img class="size-full wp-image-92" title="NAFKAH" src="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/04/nafkah.jpg?w=477" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">SANG PENCARI NAFKAH</p></div>
<p>Hendaknya para penuntut ilmu mencari nafkah untuk biaya hidupnya terutama bagi mereka yang telah berumah tangga bahkan wajib hukumnya bagi mereka. Ia tidak boleh malas bekerja dan menjadi beban orang lain, apalagi dengan meminta-minta.</p>
<p>Sebab, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah mengecam perbuatan itu dalam sabda beliau</p>
<p>“Artinya : Seseorang senantiasa meminta-minta kepada manusia hingga ia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan</p>
<p><span id="more-91"></span> tidak ada sekerat daging pun di wajahnya.” [1]</p>
<p>Seorang penuntut ilmu harus mencari nafkah guna menjaga kehormatannya meskipun harus dengan menjual kayu bakar di pasar. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>“Artinya :</p>
<p><!--more-->, seseorang dari kalian mengambil talinya lalu membawa seikat kayu bakar di atas punggungnya kemudian ia menjualnya sehingga dengannya Allah menjaga kehormatannya, itu lebih baik baginya daripada ia meminta-minta kepada manusia, mereka memberinya atau tidak memberinya.” [2]</p>
<p>‘Umar bin al-Khaththab radhiyallaahu ‘anhu pernah mengatakan, “Wahai para pembaca Al-Qur-an, berlomba-lombalah kalian dalam kebaikan, carilah sebagian dari karunia Allah, dan janganlah kalian menjadi beban bagi manusia.” [3]</p>
<p>Sa’id bin al-Musayyib rahimahullaah mengatakan, “Tidak ada kebaikan pada orang yang tidak mengum-pulkan harta (mencari nafkah), yang dengan harta itu ia bisa menjaga kehormatan dirinya dan melaksanakan amanatnya.” [4]</p>
<p>Namun, usaha yang dilakukannya haruslah dari usaha yang halal dan dibenarkan syari’at serta tidak tamak dalam mengumpulkan harta karena harta adalah fitnah (ujian) bagi ummat Islam. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda</p>
<p>“Artinya : Setiap ummat memiliki fitnah (ujian), dan fitnah ummatku adalah harta.” [5]</p>
<p>Abu Darda&#8217; radhiyallaahu ‘anhu mengatakan, “Termasuk dari kefaqihan (kefahaman) seorang Muslim ialah upayanya dalam memperbaiki mata pencahariannya.” Beliau juga mengatakan, “Baiknya mata pencaharian termasuk dari baiknya agama, dan baiknya agama termasuk dari kebaikan akal.” [6]</p>
<p>Abu ‘Umar Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullaah menga-takan, “Menurut para ulama, harta yang tercela adalah harta yang dicari dari usaha yang tidak benar dan diambil dari penghasilan yang tidak halal. Adapun atsar-atsar yang mencela harta sebagai berikut</p>
<p>Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>“Artinya : Dua ekor serigala lapar yang dilepas di sekumpulan kambing tidaklah lebih merusak daripada kecintaan (ketamakan) seseorang terhadap harta dan kehormatan dalam agamanya.” [7]</p>
<p>‘Umar bin al-Khaththab radhiyallaahu ‘anhu berkata, “Tidaklah Allah Ta’ala membukakan (pintu) dinar dan dirham atau emas dan perak atas suatu kaum, melain-kan mereka akan menumpahkan darah mereka dan memutuskan hubungan silaturahmi mereka.” [8]</p>
<p>Penuntut ilmu yang diberikan keluasan rizki oleh Allah Ta’ala, ia wajib bersyukur kepada Allah Ta’ala karena dengannya ia bisa menuntut ilmu, membeli kitab-kitab dan buku-buku yang bermanfaat, membantu dakwah, juga ia bisa menolong orang yang susah, bersedekah, menolong sanak famili, dan meninggalkan ahli warisnya dalam keadaan berkecukupan.</p>
<p>Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>“Artinya : Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Tangan yang diatas adalah yang memberi (berinfak) dan tangan yang di bawah adalah yang menerima (meminta).” [9]</p>
<p>Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada Sa’ad bin Abi Waqqash,</p>
<p>“Artinya : Sungguh, engkau meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya (berkecukupan) lebih baik daripada engkau meninggalkannya dalam keadaan faqir, mereka menengadahkan tangannya (mengemis) kepada manusia. Dan tidaklah engkau menginfakkan suatu nafkah yang kautujukan untuk mencari wajah Allah, melainkan engkau akan diberikan ganjaran pahala karenanya.” [10]</p>
<p>[Disalin dari buku Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga “Panduan Menuntut Ilmu”, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, PO BOX 264 – Bogor 16001 Jawa Barat – Indonesia, Cetakan Pertama Rabi’uts Tsani 1428H/April 2007M]<br />
__________<br />
Foote Notes<br />
[1]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 1474) dan Muslim (no. 1040 (104), lafazh ini milik al-Bukhari, dari Sha-habat Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma.<br />
[2]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 1471, 2075), dari Shahabat az-Zubair bin al-‘Awwam rahdiyallaahu ‘anhu.<br />
[3]. Atsar hasan: Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abdil Barr dalam Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi wa Fadhlihi (I/725, no. 1330).<br />
[4] Ibid (I/720, no. 1312).<br />
[5]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 2336), Ahmad (IV/160), Ibnu Hibban (no. 2470-al-Mawaarid), dan al-Hakim (IV/318), lafazh ini milik at-Tirmidzi, beliau berkata, “Hadits ini hasan shahih.” Dari Shahabat Ka’ab bin ‘Iyadh radhiyallaahu ‘anhu. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 592).<br />
[6]. Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi wa Fadhilihi (I724, no. 1323-1324).<br />
[7]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (III/456, 460), at-Tirmidzi (no. 2376), dan Ibnu ‘Abdil Barr dalam al-Jaami’ (I/640, no. 1106), lafazh ini milik at-Tirmidzi, dari Shahabat Ka’ab bin Malik radhiyallaahu ‘anhu. Lihat Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir (no. 5620).<br />
[8]. Jaami’ Bayaanil ‘Ilmi wa Fadhlihi (I/712, no. 1293<br />
[9]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 1429), Muslim (no. 1033), dan Ibnu ‘Abdil Barr (I/714, no. 1295), lafazh ini milik al-Bukhari, dari Shahabat ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyal-laahu ‘anhuma.<br />
[10]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 5354), Muslim (no. 1628), dan Ibnu ‘Abdil Barr (I/714, no. 1696), lafazh ini milik Muslim.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=91&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/04/25/mencari-nafkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/04/nafkah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">NAFKAH</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IKHLAS</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/04/05/ikhlas/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/04/05/ikhlas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 07:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/2010/04/05/ikhlas/</guid>
		<description><![CDATA[Jika ada kader dakwah merasakan kekeringan ruhiyah, kegersangan ukhuwah, kekerasan hati, hasad, perselisihan, friksi, dan perbedaan pendapat yang mengarah ke permusuhan, berarti ada masalah besar dalam tubuh mereka. Dan itu tidak boleh dibiarkan. Butuh solusi tepat dan segera. Jika merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah, kita akan menemukan pangkal masalahnya, yaitu hati yang rusak karena kecenderungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=88&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_87" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/04/al_ikhlas.jpg"><img class="size-medium wp-image-87" title="al_ikhlas" src="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/04/al_ikhlas.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">IKHLAS</p></div>
<p>Jika ada kader dakwah merasakan kekeringan ruhiyah, kegersangan ukhuwah, kekerasan hati, hasad, perselisihan, friksi, dan perbedaan pendapat yang mengarah ke permusuhan, berarti ada masalah besar dalam tubuh mereka. Dan itu tidak boleh dibiarkan. Butuh solusi tepat dan segera.</p>
<p>Jika merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah, kita akan menemukan pangkal masalahnya, yaitu hati yang rusak karena kecenderungan pada syahwat. “Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (Al-Hajj: 46). Rasulullah saw. bersabda, “Ingatlah bahwa dalam tubuh ada segumpal daging, jika baik maka seluruh tubuhnya baik; dan jika buruk maka seluruhnya buruk. Ingatlah bahwa segumpul daging itu adalah hati.” (Muttafaqun ‘alaihi). Imam Al-Ghazali pernah ditanya, “Apa mungkin para ulama (para dai) saling berselisih?” Ia menjawab,” Mereka akan berselisih jika masuk pada kepentingan dunia.”</p>
<p>Karena itu, pengobatan hati harus lebih diprioritaskan</p>
<p><span id="more-88"></span></p>
<p>dari pengobatan fisik. Hati adalah pangkal segala kebaikan dan keburukan. Dan obat hati yang paling mujarab hanya ada dalam satu kata ini: ikhlas.</p>
<p><strong>Kedudukan Ikhlas</strong></p>
<p>Ikhlas adalah buah dan intisari dari iman. Seorang tidak dianggap beragama dengan benar jika tidak ikhlas. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (Al-An’am: 162). Surat Al-Bayyinah ayat 5 menyatakan, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.” Rasulullah saw. bersabda, “Ikhlaslah dalam beragama; cukup bagimu amal yang sedikit.”</p>
<p>Tatkala Jibril bertanya tentang ihsan, Rasul saw. berkata, “Engkau beribadah kepada Allah seolah engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Allah melihatmu.” Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali dilakukan dengan ikhlas dan mengharap ridha-Nya.”</p>
<p>Fudhail bin Iyadh memahami kata <em>ihsan</em> dalam firman Allah surat Al-Mulk ayat 2 yang berbunyi, “<em>Liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amala</em>, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya” dengan makna <em>akhlasahu</em> (yang paling ikhlas) dan <em>ashwabahu</em> (yang paling benar). Katanya, “Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar, maka tidak diterima. Dan jika amal itu benar tetapi tidak ikhlas, juga tidak diterima. Sehingga, amal itu harus ikhlas dan benar. Ikhlas jika dilakukan karena Allah Azza wa Jalla dan benar jika dilakukan sesuai sunnah.” Pendapat Fudhail ini disandarkan pada firman Allah swt. di surat Al-Kahfi ayat 110.</p>
<p>Imam Syafi’i pernah memberi nasihat kepada seorang temannya, “Wahai Abu Musa, jika engkau berijtihad dengan sebenar-benar kesungguhan untuk membuat seluruh manusia ridha (suka), maka itu tidak akan terjadi. Jika demikian, maka ikhlaskan amalmu dan niatmu karena Allah Azza wa Jalla.”</p>
<p>Karena itu tak heran jika Ibnul Qoyyim memberi perumpamaan seperti ini, “Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.” Dalam kesempatan lain beliau berkata, “Jika ilmu bermanfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta ahli Kitab. Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik.”</p>
<p><strong>Makna Ikhlas</strong></p>
<p>Secara bahasa, ikhlas bermakna bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu bersih tidak kotor. Maka orang yang ikhlas adalah orang yang menjadikan agamanya murni hanya untuk Allah saja dengan menyembah-Nya dan tidak menyekutukan dengan yang lain dan tidak riya dalam beramal.</p>
<p>Sedangkan secara istilah, ikhlas berarti niat mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain. Memurnikan niatnya dari kotoran yang merusak.</p>
<p>Seseorang yang ikhlas ibarat orang yang sedang membersihkan beras (nampi beras) dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Maka, beras yang dimasak menjadi nikmat dimakan. Tetapi jika beras itu masih kotor, ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil. Demikianlah keikhlasan, menyebabkan beramal menjadi nikmat, tidak membuat lelah, dan segala pengorbanan tidak terasa berat. Sebaliknya, amal yang dilakukan dengan riya akan menyebabkan amal tidak nikmat. Pelakunya akan mudah menyerah dan selalu kecewa.</p>
<p>Karena itu, bagi seorang dai makna ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, sebutan, kemajuan atau kemunduran. Dengan demikian si dai menjadi tentara fikrah dan akidah, bukan tentara dunia dan kepentingan. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku.” Dai yang berkarakter seperti itulah yang punya semboyan ‘<em>Allahu Ghayaatunaa</em>‘, Allah tujuan kami, dalam segala aktivitas mengisi hidupnya.</p>
<p><strong>Buruknya Riya</strong></p>
<p>Makna riya adalah seorang muslim memperlihatkan amalnya pada manusia dengan harapan mendapat posisi, kedudukan, pujian, dan segala bentuk keduniaan lainnya. Riya merupakan sifat atau ciri khas orang-orang munafik. Disebutkan dalam surat An-Nisaa ayat 142, “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat itu) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.”</p>
<p>Riya juga merupakan salah satu cabang dari kemusyrikan. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya yang paling aku takuti pada kalian adalah syirik kecil.” Sahabat bertanya, “Apa itu syirik kecil, wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. menjawab, “Riya. Allah berkata di hari kiamat ketika membalas amal-amal hamba-Nya, ‘Pergilah pada yang kamu berbuat riya di dunia dan perhatikanlah, apakah kamu mendapatkan balasannya?’” (HR Ahmad).</p>
<p>Dan orang yang berbuat riya pasti mendapat hukuman dari Allah swt. Orang-orang yang telah melakukan amal-amal terbaik, apakah itu mujahid, ustadz, dan orang yang senantiasa berinfak, semuanya diseret ke neraka karena amal mereka tidak ikhlas kepada Allah. Kata Rasulullah saw., “Siapa yang menuntut ilmu, dan tidak menuntutnya kecuali untuk mendapatkan perhiasan dunia, maka ia tidak akan mendapatkan wangi-wangi surga di hari akhir.” (HR Abu Dawud)</p>
<p><strong>Ciri Orang Yang Ikhlas</strong></p>
<p>Orang-orang yang ikhlas memiliki ciri yang bisa dilihat, diantaranya:</p>
<p>1. Senantiasa beramal dan bersungguh-sungguh dalam beramal, baik dalam keadaan sendiri atau bersama orang banyak, baik ada pujian ataupun celaan. Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, “Orang yang riya memiliki beberapa ciri; malas jika sendirian dan rajin jika di hadapan banyak orang. Semakin bergairah dalam beramal jika dipuji dan semakin berkurang jika dicela.”</p>
<p>Perjalanan waktulah yang akan menentukan seorang itu ikhlas atau tidak dalam beramal. Dengan melalui berbagai macam ujian dan cobaan, baik yang suka maupun duka, seorang akan terlihat kualitas keikhlasannya dalam beribadah, berdakwah, dan berjihad.</p>
<p>Al-Qur’an telah menjelaskan sifat orang-orang beriman yang ikhlas dan sifat orang-orang munafik, membuka kedok dan kebusukan orang-orang munafik dengan berbagai macam cirinya. Di antaranya disebutkan dalam surat At-Taubah ayat 44-45, “Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, tidak akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya.”</p>
<p>2. Terjaga dari segala yang diharamkan Allah, baik dalam keadaan bersama manusia atau jauh dari mereka. Disebutkan dalam hadits, “Aku beritahukan bahwa ada suatu kaum dari umatku datang di hari kiamat dengan kebaikan seperti Gunung Tihamah yang putih, tetapi Allah menjadikannya seperti debu-debu yang beterbangan. Mereka adalah saudara-saudara kamu, dan kulitnya sama dengan kamu, melakukan ibadah malam seperti kamu. Tetapi mereka adalah kaum yang jika sendiri melanggar yang diharamkan Allah.” (HR Ibnu Majah)</p>
<p>Tujuan yang hendak dicapai orang yang ikhlas adalah ridha Allah, bukan ridha manusia. Sehingga, mereka senantiasa memperbaiki diri dan terus beramal, baik dalam kondisi sendiri atau ramai, dilihat orang atau tidak, mendapat pujian atau celaan. Karena mereka yakin Allah Maha melihat setiap amal baik dan buruk sekecil apapun.</p>
<p>3. Dalam dakwah, akan terlihat bahwa seorang dai yang ikhlas akan merasa senang jika kebaikan terealisasi di tangan saudaranya sesama dai, sebagaimana dia juga merasa senang jika terlaksana oleh tangannya.</p>
<p>Para dai yang ikhlas akan menyadari kelemahan dan kekurangannya. Oleh karena itu mereka senantiasa membangun amal jama’i dalam dakwahnya. Senantiasa menghidupkan syuro dan mengokohkan perangkat dan sistem dakwah. Berdakwah untuk kemuliaan Islam dan umat Islam, bukan untuk meraih popularitas dan membesarkan diri atau lembaganya semata.</p>
<p><!-- If the post is in Photo Gallery --></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=88&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/04/05/ikhlas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/04/al_ikhlas.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">al_ikhlas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PELATIHAN SENSUS 2010</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/29/pelatihan-sensus-2010/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/29/pelatihan-sensus-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 06:47:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Pelatihan Sensus 2010 merupakan salah satu kegiatan yang telah direncanakan oleh Pemerintah Indonesia untuk mendaptkan Data Penduduk yang akurat pada tahun 2010 yang nantinya akan dijadikan modal untuk menjadikan satu KTP satu Identitas. Pelatihan ini dilaksanakan 3 hari berturut 2  dari hari Rabu sd hari Jum,at tanggal 24-27 Mei 2010  yang bertempat di Wisma Shakti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=83&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_82" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/03/dsci5729.jpg"><img class="size-medium wp-image-82" title="pelatihan sensus 2010" src="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/03/dsci5729.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">pelatihan</p></div>
<p>Pelatihan Sensus 2010 merupakan salah satu kegiatan yang telah direncanakan oleh Pemerintah Indonesia untuk mendaptkan Data Penduduk yang akurat pada tahun 2010 yang nantinya akan dijadikan modal untuk menjadikan satu KTP satu Identitas.</p>
<p>Pelatihan ini dilaksanakan 3 hari berturut 2  dari hari Rabu sd hari Jum,at tanggal 24-27 Mei 2010  yang bertempat di Wisma Shakti Taridi Bandung yang diikuti oleh 160 Peserta dari Satu Kecamatan, dan rencananya akan di gelar sampai Akhir Bulan Maret 2010.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa</p>
<p><span id="more-83"></span>tanggal 1 Mei-30 Mei 2010 akan dilaksanakan Sensus serentak di Indonesia</p>
<p>Dalam Sensus kali ini ada yang menarik karena selain nama, tempat tanggal lahir dan yang biasa ada hal lain yang harus ditanyakan, salah satunya Sektor Perumahan yang meliputi Luas Bangunan, Tanki Septik (SPitenk), Air dll. sisamping itu pula Kategori Pekerjaan dirubah menjadi minimal 1 Jam dalam Seminggu yang menghasilkan Barang dan jasa dianggap telah bekerja, padahal Realita dilapangan hal tersebut dianggap tidak ebekerja.   lucu Ya&#8230;..hehe.</p>
<p>Yang pasti pelatihan kali ini lumayan berbobot dan yan pasti Upah Sensus nya lebih besar dibanding dengan sensusu sebelumnya. lumayan lah hampir mencapai 2.300.000 sd 2.800.0000 Rupiah&#8230;.dalam jangka waktu satu bulan Lho&#8230;</p>
<p>hahahahaa&#8230;</p>
<p>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=83&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/29/pelatihan-sensus-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/03/dsci5729.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pelatihan sensus 2010</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ZIARAH KUBUR</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/23/ziarah-kubur/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/23/ziarah-kubur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 07:04:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[ARTI ZIARAH KUBUR Kata-kata ziarah menurut arti bahasanya adalah menengok. Ziarah kubur artinya menengok kubur. Ziarah ke makam orang tua artinya menengok kemakam orang tua, ziarah ke makam wali artinya menengok ke makam wali, ziarah ke makam pahlawan artinya menengok ke makam pahlawan. Menurut syariat Agama Islam, ziarah kubur itu bukan hanya sekedar menengok kubur, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=79&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ARTI ZIARAH KUBUR</strong></p>
<p>Kata-kata ziarah menurut arti bahasanya adalah menengok. Ziarah kubur artinya menengok kubur. Ziarah ke makam orang tua artinya menengok kemakam orang tua, ziarah ke makam wali artinya menengok ke makam wali, ziarah ke makam pahlawan artinya menengok ke makam pahlawan.</p>
<p>Menurut syariat Agama Islam, ziarah kubur itu bukan hanya sekedar menengok kubur, bukan sekedar menengok kemakam orang tua, bukan sekedar</p>
<p><span id="more-79"></span>menengok makam wali, bukan hanya sekedar menengok makam pahlawan, bukan pula untuk sekedar tahu dan mengerti dimana seseorang dikuburkan, atau bukan hanya sekedar mengetahui keadaan kubur atau makam, akan tetapi kedatangan seseorang ke kubur atau ke makam<br />
dengan maksud untuk berziarah adalah mendo’akan kepada yang dikubur atau yang dimakamkan dan mengirim do’a untuknya dengan pahala dari bacaan ayat-ayat Qur’an dan kalimat Thoyibah, seperti bacaan Tahlil, Tahmid, Tasbih, Sholawat dll. Dan perlu diketahui ziarah kubur bukan untuk mintak kepada yang dikubur, melainkan justru kitalah yang mendo’akan dan mengirim pahala dari bacaan-bacaan thoyibah kepada mereka yang telah dikubur.</p>
<p>Dengan demikian, jelaslah bahwa ziarah kubur menurut Syariat Agama Islam adalah termasuk amal perbuatan yang baik.</p>
<p><strong>TATA CARA ZIARAH KE KUBUR</strong></p>
<p>Beberapa petunjuk/adab tata cara berziarah ke kubur menurut  Agama Islam:</p>
<p>1. Hendaklah berwudlu dahulu sebelum berziarah.</p>
<p>2. Setelah sampai di pintu gerbang makam, supaya memberi salam: “Assalamu’alaikum ahladdiyaari minal mu’miniina wa inna insyaa-Allaahu bikum laahiquun nas-alullahalanaa walakumul ‘aafiyata”. Atau dengan salam: “Assalamu’alaikum daara qaumin mu’minin fa-innaa insyaa-Allaahu bikum laahiquun”. Kesejahteraan semoga bagimu wahai ahli kubur dari orang-orang Mu’min, InsyaAllah kami akan bertemu dengan kamu.</p>
<p>3. Sesampainya di depan makam yang dituju (misalnya kemakam orang tua) kemudian menghadap kearah muka mayat (menghadap kerah timur) sambil mengucap salam khusus ke mayat tersebut, yaitu: Assalamu’alaikum ya………….. (sebutkan nama yang diziarahi).</p>
<p>4.Bacalah ayat-ayat/surat-surat dari Al-Qur’an, seperti membaca surat Yasin, Ayat Kursi atau membaca Tahlil, dll.</p>
<p>5. Selesai itu, berahlihlah menghadap ke arah Qiblat (kearah barat), arah punggungnya si mayat dengan membaca do’a (dengan khusyuk).</p>
<p><strong>peringatan:</strong></p>
<p>Berdo’a yang dimaksud diatas, bukanlah mintak kepada kuburan, tetapi mohon kepada Allah SWT. agar yang di Ziarahi dan penghuni seluruh kuburan tersebut selamat dan senang di “sana”, juga berdo’a mohon kepada Allah SWT agar dirinya sendiri kelak dimasukkan ke Sorga.</p>
<p>6. Dalam melakukan ziarah itu, hendaknya dilakukan dengan penuh rasa hormat dan khidmat serta khusyu’ (tenang).</p>
<p>7. Hendaknya dalam hati ada ingatan bahwa aku pasti akan mengalami seperti dia (mati).</p>
<p>8. Setelah berziarah hendaknya memperbanyak amal-amal kebaikkan dan menambah bakti ta’atnya kepada Allah SWT.</p>
<p>9. Hendaknya jangan menduduki nisan kubur dan melintasi diatasnya, karena hal itu termasuk perbuatan Idza’ (menyakitkan) terhadap mayit dan yang punya kubur, keluarganya.</p>
<p>Demikian sedikit info, mudah-mudahan berguna untuk saya dan kita semua. Kami ambil dari kitab Risalah: “ADAB TATA CARA ZIARAH KUBUR”-Oleh: Sibtu Asnawi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=79&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/23/ziarah-kubur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips untuk menghilangkan kebiasaan onani/masturbasi</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/23/tips-untuk-menghilangkan-kebiasaan-onanimasturbasi/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/23/tips-untuk-menghilangkan-kebiasaan-onanimasturbasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 05:05:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pembaca postingan “Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya” menyampaikan beberapa tips jitu untuk berhenti dari kebiasaan masturbasi. Ini dia kutipan kata-katanya: saya wanita, 25 tahun juga pernah mengalami hal ini, saya masturbasi pertama kali smp, setelah 7 tahun (kuliah tingkat 2), saya mengerti sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan ini, Alhamdullilah saya berhasil menghentikan kebiasaan itu.. saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=75&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pembaca postingan “Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya” menyampaikan beberapa tips jitu untuk berhenti dari kebiasaan masturbasi. Ini dia kutipan kata-katanya:</p>
<p>saya wanita, 25 tahun juga pernah mengalami hal ini, saya masturbasi pertama kali smp, setelah 7 tahun (kuliah tingkat 2), saya mengerti sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan ini, Alhamdullilah saya berhasil menghentikan kebiasaan itu.. saya mau berbagi tips untuk teman2 yang mengalami ini :</p>
<p>1. jangan mengingat lagi film porno / bacaan yang membangkitkan hasrat seksual kita, karena akan membawa kita menuju fantasi seksual yang menyebabkan kita</p>
<p><span id="more-75"></span>masturbasi</p>
<p>2. jangan menyentuh lagi alat2 / benda-benda yang sering kita gunakan untuk masturbasi (misal selang air / bantal / guling) karena itu akan membawa kita pada perbuatan itu lagi</p>
<p>3. ceritakan pada sahabat kita tentang masalah ini, karena dengan begitu kita lebih dikuatkan untuk tidak masturbasi lagi</p>
<p>4. biasakan untuk tidak mengunci kamar saat kita di dalamnya, karena akan memancing kita untuk kembali masturbasi.</p>
<p>5. perbanyak shalat tahajud di malam hari, karena akan menjauhkan kita dari godaan fantasi seks yang berlebihan</p>
<p>6. jangan pernah mengingat kenikmatan yang pernah kita rasakan, karena tubuh kita akan segera merasa ketagihan untuk melakukannya kembali.</p>
<p>demikian tips yang saya berikan, semoga bermanfaat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=75&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/03/23/tips-untuk-menghilangkan-kebiasaan-onanimasturbasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Posting Video</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/23/belajar-posting-video/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/23/belajar-posting-video/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 09:54:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini saya lampirkan video karena saya seddang belajar memposting video di blog wordpress. Lasung sja, ini videonya: (video ini saya dapatkan dari akun youtube milik rekan saya)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=67&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini saya lampirkan video karena saya seddang belajar memposting video di blog wordpress. Lasung sja, ini videonya: (video ini saya dapatkan dari akun youtube milik rekan saya)</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://balantrax.wordpress.com/2010/01/23/belajar-posting-video/"><img src="http://img.youtube.com/vi/rlIzfIvaAg0/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=67&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/23/belajar-posting-video/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PASIEN GAKINDA KAB. BANDUNG DITOLAK RSHS</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/22/pasien-gakinda-kab-bandung-ditolak-rshs/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/22/pasien-gakinda-kab-bandung-ditolak-rshs/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 04:38:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[RSHS telaj memberhentikan Pasien Gakinda  Kabupaten Bandung,  dimulai dari hari senin Tanggal 18 Januari 2010, hal ini diarenakan tunggakan yang belum di bayar oleh Pemerintah Kabupaten Bandung sebesar 19 Milyar, rencananya sebelum tunggakan dibayar pihak RSHS tidak akan menerima Pasien Gakinda asal Kab, Bandung Alternatif lain Rumah sakit Ujung berung yang akhirnya jadi sasaran akhir, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=56&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>RSHS telaj memberhentikan Pasien Gakinda  Kabupaten Bandung,  dimulai dari hari senin Tanggal 18 Januari 2010, hal ini diarenakan tunggakan yang belum di bayar oleh Pemerintah Kabupaten Bandung sebesar 19 Milyar, rencananya sebelum tunggakan dibayar pihak RSHS tidak akan menerima Pasien Gakinda asal Kab, Bandung</p>
<p>Alternatif lain</p>
<p><span id="more-56"></span></p>
<p>Rumah sakit Ujung berung yang akhirnya jadi sasaran akhir, karena di sana masih menerima pasien Gakinda</p>
<p>Menurut dia, setelah dua hari ke RSHS membawa adiknya untuk melanjutkan operasi kedua pembuatan lubang dubur, dirinya dipinta membayar seperti kelas biasa. ”Karcis C umum Rp 20 ribu, tes darah adik saya Rp 290 ribu SENIN, (18/1), karcis 20 ribu, rongsen Rp 40 ribu ,” tuturnya.</p>
<p>Langkah ini merupakan lanjutan operasi kedua untuk adiknya. ”Ketika biaya rawat inap serta operasi pertama yakni operasi kolostomi pembuatan lubang pembuangan pinggir sementara adik saya mencapai Rp 5 juta dan itu ditaggung Gakinda. Sekarang ini adik saya harus menjalani operasi kedua yakni operasi pos kolostomi atau pembuatan lubang dubur yang tentunya diperkirakan akan sampai jutaan uang dari mana,” keluhnya.</p>
<p>Asep menambahkan, petugas karcis RSHS juga menerangkan bahwa pasien Gakinda dari KBB, Kabupaten Bandung dan Cimahi harus berbekalkan rekomendasi dari Dinkes serta dari kepala daerah masing-masing. ”Ya kalau untuk KBB saya harus mempunyai rujukan dari Dinkes KBB, RS Cibabat serta rujukan Bupati KBB untuk memperkuat persyaratan pasien Gakinda KBB di RSHS,” tambahnya.</p>
<p>Selain itu, sebut dia, tiga rekomendasi ini juga sangat memberatkannya. ”Ya sangat berat. Untuk mendapatkan rekomendasi dari Dinkes, RS Cibabat bahkan Bupati KBB sangat susah dan memakan waktu lama,” sebutnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekertaris Dinkes KBB, Iwan Mulyawan mengatakan, langkah yang ditempuh RSHS ini masuk akal. ”Mungkin RSHS ingin ada kepastian dulu kapan sisa utang Gakinda KBB dibayar. Namun yang jelas dari total utang Gakinda KBB ke RSHS yang mencapai Rp 7 miliar lebih Kab. Bandung 19 Milyar ,,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, pihaknya juga berjanji akan melunasi tunggakkan tagihan Gakinda tahun 2008 dan 2009 ke RSHS. ”Namun kami menungu di APBD 2010 ini,” tuturnya.</p>
<p>Iwan menambahkan, tingginya tagihan utang Gakinda tidak lepas dari membengkaknya pasien Gakinda. ”Hingga akhir 2009 saja pasien rujukan  di RSHS,    Wajar jika jumlah tagihan Gakinda KBB setiap tahunnya membengkak,” tambahnya.</p>
<p>Iwan juga mengaku akan segera melakukan evaluasi dan pengkajian ulang Gakinda KBB dengan pihak terkait. ”Yang menangani Gaklinda KBB bukan hanya Dinkes KBB tapi juga bagian pemerintahan lainnya. Misalnya menyangkut masalah pendataan, anggaran, serta pelayanan Gakinda yang menjadi lahan Dinkes KBB. Namun yang harus dievaluasi mendalam adalah pendataan sehingga pasien Gakinda benar tepat sasaran,” jelasnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=56&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/22/pasien-gakinda-kab-bandung-ditolak-rshs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rapat RT 04 RW 06 Kp. Cirapuhan</title>
		<link>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/21/rapat-rt-04-rw-06-kp-cirapuhan/</link>
		<comments>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/21/rapat-rt-04-rw-06-kp-cirapuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:51:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>balantrax</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balantrax.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Pada Tanggal 18 Januari 2010 telah diadakan Musyawarah Pemilihan ketua RT 04 RW 06 Kp. Cirapuhan Desa Ciburial Kec Cimenyan yang bertempat di Mesjid Al-Huda, Hal itu dikarenakan masa jabatan Ketua RT 04 telah habis sesua dengan peraturan Desa Ciburial, bahwa masa jabatan Ket rt adalah 3 tahun, pemilihan tersebut tidak lama setelah pemilihan ket [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=54&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_53" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-53" title="Image0385" src="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/01/image0385.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Rapat Pemilihan Ketua RT 04</p></div>
<p>Pada Tanggal 18 Januari 2010 telah diadakan Musyawarah Pemilihan ketua RT 04 RW 06 Kp. Cirapuhan Desa Ciburial Kec Cimenyan yang bertempat di Mesjid Al-Huda,</p>
<p>Hal itu dikarenakan masa jabatan Ketua RT 04 telah habis sesua dengan peraturan Desa Ciburial, bahwa masa jabatan Ket rt adalah 3 tahun, pemilihan tersebut tidak lama setelah pemilihan ket rt 03 dan rt 02 RW 06. adapun Ketua RT 04 yang terpilih adalah Bapak Amas .</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balantrax.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balantrax.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balantrax.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balantrax.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balantrax.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balantrax.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balantrax.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balantrax.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balantrax.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balantrax.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balantrax.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balantrax.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balantrax.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balantrax.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balantrax.wordpress.com&amp;blog=10667694&amp;post=54&amp;subd=balantrax&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balantrax.wordpress.com/2010/01/21/rapat-rt-04-rw-06-kp-cirapuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44d92dfa80ca2b05c623084af44b6cef?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">balantrax</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balantrax.files.wordpress.com/2010/01/image0385.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Image0385</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
