RS Hasan Sadikin Batasi Pasien Keluarga Miskin

Bandung | Wed 13 Jan 2010

Pihak RS Hasan Sadikin Bandung membatasi penerimaan pasien keluarga miskin, karena beberapa pemda di Jawa Barat masih menunggak pembayaran jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) senilai Rp 24,8 miliar.

Direktur Utama RSHS Bandung, dr Rizal Chaidir mengatakan pasien keluarga miskin (gakin) yang berobat di RS Hasan Sadikin dibiayai oleh pemerintah setempat melalui program Jamkesda.

“Namun, dari total tagihan Jamkesda sebesar Rp49,6 miliar telah dibayarkan kepada RS Hasan Sadikin sebesar Rp17,76 miliar. Sisanya Rp24,8 miliar masih tertunggak,” katanya saat ditemui Jurnal Nasional di Bandung, Selasa (5/1).

Pemda yang menggunakan pembayaran Jamkesda di RS Hasan Sadikin antara lain, Pemkot Bandung, Pemkab Bandung, Pemkab Bandung Barat dan Kota Cimahi. Sedang alokasi anggaran pembiayaan jamkesda juga berasal dari bantuan Gubernur Jabar.

“Kami berharap, kewajiban pihak pemda tersebut segera dibayarkan, karena dikhawatirkan jika tidak terselesaikan akan menjadi beban operasional RS Hasan Sadikin. Tunggakan Jamkesda terbesar berasal dari Pemkab Bandung senilai Rp19 miliar lebih,” katanya.

Dia menegaskan, guna mengurangi beban pembayaran, pihak RS Hasan Sadikin akan membatasi penerimaan pasien dari keluarga miskin yang menggunakan layanan Jamkesda. “Jumlah pasien gakin yang berobat ke RS Hasan Sadikin semakin bertambah. Tahun 2009, jumlah pasien gakin yang berobat ke rumah sakit ini sebanyak 133.363 orang,” katanya.

Menurut Rizal, dari jumlah itu sebanyak 20.672 pasien menjalani perawatan di gawat darurat, dan 18.667 pasien gakin menjalani rawat inap. Sisanya adalah pasien gakin dengan status rawat jalan.

Kendati demikian kata dia lagi, tagihan rutin oleh pihak ketiga untuk perawatan tetap harus dibayarkan terlebih dahulu oleh RS Hasan Sadikin. Sementara tagihan Jamkesda kepada beberapa pemda belum selesai.

“Kami pikir, langkah membatasi pasien gakin pengguna Jamkesda di RS Hasan Sadikin adalah cara yang pas bagi kelangsungan pelayanan rumah sakit,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: